Monday, August 27, 2012

 Berdoa kepada Tuhan, percaya pada diri sendiri, kalahkan, singkirkan, hancurkan, dan remukkan rintangan itu. Dan yang terakhir, tersenyumlah menuju kemenangan! 

Tertarik jadi artis? Mau masuk sekolah yang nggak ada pelajaran fisika, kimia, atau matematika? Gimana ya kalau di sekolah ada audisi gadis sampul, model video klip, atau jadi pemain drama? Udah gitu, satu sekolah dengan aktor remaja tampan yang lagi beken! Waaah, siapa yang nggak mau?

Sakurada Mine adalah gadis mungil bertubuh pendek, berparas imut dan memiliki kulit seputih dan semulus kulit bayi. Sejak kecil, ia tinggal di desa yang mungkin tidak bisa ditemukan dalam peta bersama kakeknya, Sakurada Hiroshi. Desa itu dekat dengan Jepang, tapi tidak termasuk dalam wilayah Jepang. Semasa kecil, ia dididik oleh kakeknya tentang segala hal, terlebih pada ilmu bela diri. Sehingga, Sakurada Mine ditakuti karena sikapnya yang kelewat kasar, namun juga disayangi karena dia dasarnya memang teman yang baik, asyik, ceria, dan rendah hati. Satu hal yang aku tangkap mengenai Mine, dia juga awalnya adalah gadis yang tidak percaya diri, polos, dan kurang peka alias telmi terhadap perasaan orang di sekitarnya. Tapi, dia mempunyai intuisi tinggi dan gadis yang kuat.

 Aku boleh saja menangis, tapi bukan berarti aku cengeng atau lemah. Ini hanya salah satu bentuk perasaan hati. Setelah menangis, kita harus lebih berani lagi menghadapi sesuatu. - page 24 

Hari itu adalah ulang tahunnya yang ke-15, dan hari itu dia benar-benar menemukan hadiah ulang tahun yang tidak biasa. Dia sepenuhnya syok dan tidak habis pikir. Dia menemukan surat yang ternyata dari kakeknya yang pagi itu sudah menghilang entah kemana. Kakeknya hanya meninggalkan sepucuk surat yang menyuruh Mine untuk pergi ke Tokyo, menemui kakek dan nenek Fukuda. Membersihkan nama keluarga Sakurada. Dan kelak ketika ia sudah menjadi orang besar, kakeknya baru akan menemuinya. Mine rasa kakeknya keterlaluan. Tapi, akhirnya dia pergi juga ke Tokyo berbekal petunjuk dari surat itu.

Di Tokyo, tepatnya di kediaman Kakek-Nenek Fukuda, Mine dijelaskan akan maksud kakeknya yang tiba-tiba menyuruh Mine untuk pergi ke kediaman mereka. Awalnya, Kakek-Nenek itu menjelaskan tentang perihal orang tua Mine yang ternyata adalah artis legendaris. Mine seakan tak percaya dengan kenyataan itu. Ia anak aktor dan aktris terkenal? Yang benar saja!

Kakek-Nenek Fukuda kemudian menjelaskan maksud kakek Sakurada mengirimnya kesini. Mine harus membersihkan nama kedua orangtuanya! Dahulu, saat orangtuanya masih hidup, ada kabar tak mengenakkan tentang mereka bahwa mereka mengandung anak di luar nikah, yaitu Mine. Tentu saja publik yang heboh itu percaya dengan mudahnya akan berita tersebut. Apalagi ditambah dengan kedua agensi pasangan legendaris itu tidak menyetujui hubungan keduanya. Dan akhirnya, karena lelah dengan situasi demikian, pasangan legendaris yang saling mencintai, yang juga merupakan orangtua kandung Mine itu, mengasingkan diri ke desa yang pernah Mine tinggali.

 Jika aku mencintai seseorang, aku akan bisa melihat sisi terbaik yang dimilikinya. Aku dapat menerima semua kekurangan dan kelebihannya di saat bersamaan. Dan, kalau kami saling mencintai, berarti aku yakin kalau dia mencintaiku sebesar aku mencintainya. Cukup melihat matanya, aku pasti tahu perasaan cinta itu ada. Dan, kami.. adalah satu jiwa. - page 256 

Setelah Mine lahir, kedua orangtuanya hendak menampakkan diri di depan publik untuk menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi dan memutuskan untuk hengkang dari dunia entertainment. Namun, sebelum mereka sempat mengeluarkan satu kata pun, mereka mengalami kecelakaan. Orangtua Mine meninggal, tapi Mine yang berhasil dipertahankan kedua orangtuanya masih hidup. Masih disini, mendengarkan penjelasan Kakek-Nenek Fukuda dengan wajah tegang.

Untuk membersihkan nama orangtuanya, ia harus menyamar sebagai Fukuda Mine. Tidak boleh menyebarkan identitas dirinya yang asli beserta kedua orangtuanya kepada publik, dan bersekolah di sekolah khusus artis yang paling bagus di Jepang, A Gakuen, dengan Kepala Sekolah yang nyentrik dan aneh.

Mine tidak tahu harus bagaimana setelah menerima perintah dari sang kakek. Dia pun mengikuti audisi masuk SMA A Gakuen tanpa persiapan apapun. Anehnya dia diterima secara khusus (harusnya, siswa yang  diterima berjumlah 100 orang. Tapi Mine lulus dengan nomor urut 101 a.k.a diluluskan secara istimewa). Bahkan, masuk kelas A. Mine merasa itu tidak masuk akal karena setahunya, setiap siswa yang berhasil masuk kelas A adalah siswa yang sudah menjejakkan nama di dunia entertainmet sejak kecil dan memiliki kemampuan yang tidak usah dipertanyakan lagi. Bagaimana mungkin dia bisa lulus di SMA itu dan masuk kelas terbaik?

Respon seluruh siswa SMA A Gakuen sama sekali bukan respon yang baik. Mine ditolak mentah-mentah. Dicaci-maki. Dipandang rendah dan jijik. Dan berbagai gosip yang tak enak didengar lainnya beredar disana-sini sejak hari pertama Mine di sekolah. Tapi, dua sejoli yang merupakan pangeran SMA itu, Yasufuku Hyugo dan Asaoka Ichi, menaruh perhatian lebih padanya karena mereka tertarik akan Mine yang lulus secara khusus di SMA yang superkeren itu. Mine sih tidak ambil pusing tentang orang-orang yang menjauhinya, dia malah kesal setengah mati karena dua orang itu terus-terusan mengganggunya. Ditambah lagi Kepala Sekolah nyentrik yang sudah memasukkan dia secara istimewa di sekolah itu. Kehidupan Mine yang nyaman dan damai di desa sudah jungkir balik dengan keadaanya sekarang.

 Orang-orang yang bilang kalau pilih-pilih teman adalah hal buruk, menurutku itu ucapan nggak bertanggung jawab. Apa gunanya kita berteman dengan semua orang tapi nggak membawa dampak baik? - page 332 

Bagaimana sikap Mine terhadap dunia entertainment yang sama sekali tidak pernah disentuh, apalagi dicicipnya? Bagaimana ia membersihkan nama baik kedua orangtuanya dengan keadaanya yang terpencil ini? Bersiaplah terkagum-kagum akan apa yang dilakukan si mungil yang cerdas ini. Kau akan membaca kisah yang tidak biasa. :)

* * *

One thing that I wanna say, this novel takes me to its atmosphere!!

At first, I didn't expect this novel could be that amazing. I feel like I'm in its world. Being one of the character. The nicest part is this novel worths moral lessons. And last.. I even think of some scenes of this novel not long after I read it..

Pertama kali membaca judul saya langsung menganggap bahwa ini adalah sebuah novel terjemahan, dengan nama pengarang seorang Jepang, ternyata 2 dugaan saya diatas totally wrong!!! Buku ini ternyata sebuah novel remaja dan dikarang oleh anak bangsa ini, asli Indonesia. Woow!!! Takjub. Saya bisa menemukan seorang Author asli Indonesia yang bisa membawa kita masuk ke negara lain. 2 jempol buat novel ini, sangat menggelitik dengan gaya bahasa penulis. Karena biasanya saya selalu mengimajinasikan sebuah cerita ke dalam bentuk derama tapi untuk yang satu ini saya di tarik untuk mengimajinasikan cerita ini dalam bentuk sbuah anime dengan genre comedy, romance dan slice of life.

Ini merupakan unusual story. Kita bisa dibuat untuk ikut memikirkan jawaban atas setiap teka-teki akan skenario yang akan dijalani Mine (mau tidak mau, dia disini belajar akting juga!) yang sama sekali bukan skenario yang mudah.

Saat awal-awal membaca novel ini, aku sudah rela memberi 5 bintang sekaligus. Tapi sayangnya, penilaian itu harus turun setelah aku membaca hingga bagian akhir. Aku kecewa dengan bab terakhir yang terlalu singkat dan terkesan buru-buru. Seolah bagian akhir dipersempit! Malah lebih mirip seperti ending dari sinetron FTV pada umumnya. Coba di bab terakhir konflik akan topik utamanya lebih di angkat lagi, pasti bakalan seru, sempurna dan menarik. Untuk sekarang, I just can give 4.3 stars! :)



Judul : Aidoru no Sekai ni Yoroshiku (Bunga Sakura yang Mekar di Tokyo)
Penulis : Orihara Ran
Penerbit : DIVA Press (Anggota IKAPI)
Tahun : 2012
Halaman : 496
ISBN : 978-602-191-154-9


Karakter

Mine (Sakurada Mine/Fukuda Mine)
Cewek 15 tahun yang memiliki temperamen keras ini (maklum, dari desa) sebenarnya tidak paham sama sekali mengenai dunia hiburan, tetapi atas kehendak dan keinginan kakeknya (yang lebih terlihat seperti paksaan), ia akhirnya setuju untuk mendaftar di A Gakuen. Banyak yang tidak terima ketika ia diterima dengan mudah di situ, tapi saat Mine menunjukkan "bakat terpendamnya" saat sebuah latihan drama, semua orang pun jadi paham kenapa.

Ichi (Asaoka Ichi)
Cucu dari Asaoka Adison—kepala sekolah A Gakuen—ini, memiliki hubungan buruk dengan sang kakek. Wajah tampan dan misteriusnya membuat cowok ini menjadi salah satu idaman cewek-cewek satu sekolah. Ichi sendiri, tidak seperti sebagian besar murid A Gakuen, tidak menjauhi Mine dan justru berusaha akrab dengannya, sambil tetap memasang tampang cool-nya, tentunya.

Hyogo (Yasufuku Hyogo)
Hyogo sebenarnya satu angkatan dengan Mine (mereka sama-sama kelas satu), tapi karena ia telah bersahabat dengan Ichi sejak SD, maka mereka pun selalu tampak bersama jika berjalan-jalan. Berbeda dengan Ichi, ia lebih supel dan bersahabat, membuatnya sebagai padanan yang cocok untuk Ichi.

Sakurada Hiroshi
Kakek Mine. Ia merupakan pemain teater terkenal pada zamannya dulu. Sifat keras yang ia miliki sepertinya menurun kepada cucunya. Terkadang, ia terlihat bercengkerama dengan Adison sahabatnya.

Asaoka Adison
Kepala sekolah A Gakuen yang sekaligus merupakan teman lama Sakurada Hiroshi. Ia memiliki rambut kribo yang nyentrik dan selalu mengenakan setelan yang mempertegas kenyentrikkannya. Hobinya adalah memonitor kegiatan cucunya lewat CCTV.

Rina (Harada Rina)
Teman satu kelas Mine. Cewek ini pada mulanya membenci dirinya, tapi sejak ia melihat penampilannya dalam latihan drama, ia tahu kalau ia ternyata salah dalam menilai Mine.

Ayumu (Nishiya Ayumu)
Orang pertama yang Mine temui saat seleksi masuk A Gakuen. Mereka sempat akrab pada awalnya, tetapi Ayumu lantas mulai menjauhi Mine saat melihat Mine dapat masuk ke dalam akademi tersebut dengan sangat mudahnya.

Copyright © yoshikanji blog - All Right Reserved